Pengalaman Singkat Dengan SIM MAX III
Terdorong oleh rasa ingin tahu dan sedikit agak tidak puas dengan kinerja STK dari SIM Master 3, penulis memutuskan untuk mencoba produk SIM MAX III 12-in-1, produk yang dapat menampung 12 nomor telepon dalam 1 kartu, 40 SMS, 200 address book utama, dan 100 address book tambahan yang ditampung dalam STK Phonebook.
Pada akhir bulan September 2003 paket produk SIM MAX III yang terdiri dari reader/writer kartu SIM, satu kartu kosong, dan CDROM aplikasi, dijual dengan harga 250 rupiah di salah satu toko di Roxy Mas Jakarta. Satu hal yang membuat penulis tersenyum, satu kartu kosong SIM MAX III dijual dengan harga… 200 ribu rupiah… Apakah perangkat keras reader/writer kartu SIM hanya dihargai sebesar 50 ribu rupiah?
Sejauh yang penulis ketahui, hingga penghujung tahun 2003 ini produk SIM MAX tidak memiliki dealer/distributor resmi di Indonesia sehingga kita tidak akan mendapatkan jaminan garansi dari penjualnya.
Perangkat reader/writer SIM MAX III dikemas dalam bentuk yang futuristik. Reader/writer ini memiliki lampu LED indikator yang akan menyala saat terjadi aktivitas pembacaan/penulisan terhadap kartu SIM GSM, suatu fasilitas yang tidak disediakan oleh SIM Master.
Satu hal yang cukup menarik dari reader/writer SIM MAX III ini adalah kemampuan untuk beroperasi pada dua kecepatan yaitu 9600 bps (LO) dan 19200 bps (HI). Proses scanning kartu tentu akan jauh lebih cepat jika kita mengoperasikan perangkat ini pada kecepatan HI.
Berdasarkan masukan yang penulis dapatkan dari forum diskusi internasional, ada baiknya jika proses scanning kartu SIM GSM dilakukan pada kecepatan 9600 bps saja. Tidak semua kartu SIM GSM dapat beroperasi dengan baik diatas 9600 bps.
Serupa dengan reader/writer SIM Master, produk dari SIM Max dihubungkan ke komputer melalui port serial RS-232 (COM port). Mengingat keterbatasan kecepatan dari kartu SIM GSM sendiri, sesungguhnya perangkat reader/writer yang menggunakan koneksi USB tidak akan memberikan sumbangan efisiensi waktu sama sekali terhadap proses scanning kartu SIM GSM.
Scanning Dengan Sim Scanner SIM MAX III?
Apakah reader/writer SIM MAX dapat digunakan oleh program Sim Scan v2.01 Dejan Kaljevic? Ya. Reader/writer SIM MAX dapat digunakan oleh Sim Scan. Bahkan Sim Scan dapat berjalan dengan baik saat reader/writer SIM MAX di-set pada kecepatan HI (19.200 bps).
Berhubung penulis sudah memiliki seluruh data Ki dari ketiga kartu SIM GSM (Mentari, IM3 Smart, dan Simpati), penulis memutuskan untuk tidak melakukan scanning ulang guna menghindari resiko "wafatnya" kartu SIM GSM asli sebagai akibat dari proses scanning dengan program aplikasi SIM Scanner yang disediakan oleh SIM MAX. Penulis memutuskan untuk mengkonversi format data yang dihasilkan oleh Sim Scan Dejan Kaljevic kedalam format data yang didukung oleh aplikasi SIM MAX.
Utility untuk mengkonversi format data ini disediakan oleh SIM MAX III di web site mereka
(http://www.sim-max.com). Sayangnya utility ini didistribusi dalam bahasa Mandarin. Penulis memutuskan untuk mengganti text resource yang ada pada utility tersebut kedalam bahasa Inggris. Karena tidak ingin melakukan debugging, penulis memutuskan untuk membiarkan saja tampilan teks yang ada pada beberapa dialog box.

Utility konversi yang sudah di-patch kedalam bahasa Inggris ini dapat di-download melalui link berikut ini: Convert-EN.zip (173.475 bytes).
Sebelum menjalankan ulitity Convert-EN ini, pastikan bahwa informasi SMSC sudah tercantum kedalam file .dat seperti yang dibahas pada bagian Pengalaman Singkat Dengan SIM Master 3. Jika kita tidak memiliki informasi SMSC dari provider telepon seluler kita, cukup gunakan data kosong berikut ini:
SMSC:0000000000000000000000000000000000000000000000000000
00000000000000000000000000000000000000000000000000
atau
SMSC:FFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFF
FFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFF
| |
SMSC diatas termuat dalam 1 baris saja dan tidak ada karakter tambahan seperti spasi atau karakter lainnya. Contoh format IMSI-KI-SMSC yang benar dapat dilihat pada file imsi_ki_smsc.dat yang disertakan pula dalam Convert-EN.ZIP.
Nomor SMSC yang tepat dapat kita masukkan kemudian saat kartu cloning sudah berhasil dijalankan pada handphone.
Bagi pengguna produk SIM MAX baru, penulis merekomendasikan untuk menggunakan program SIM Scan v2.01 untuk melakukan proses scanning. Hindari penggunaan program Sim Scanner dari SIM MAX karena beberapa teman di forumponsel.com mengalami kartu SIM GSM aslinya "wafat" di tangan Sim Scanner SIM MAX. Program SIM Scan v2.01 dapat di-download dari web site Dejan Kaljevic (http://users.net.yu/~dejan). Program SIM Scan dari Dejan Kaljevic dapat berjalan dengan baik pada reader/writer SIM MAX III.
File format data SIM MAX yang dihasilkan oleh utility konversi ditulis ke dalam kartu SIM MAX III dengan menggunakan program Sim Scanner SIM MAX. Sama halnya dengan SIM Master, proses penulisan kartu ini dilakukan dalam waktu yang singkat sekali. Dengan program Sim Scanner ini kita dapat melakukan penghapusan (delete) entry nomor yang tidak ingin kita gunakan lagi.

Hasil Akhir Dari Proses Cloning SIM MAX III
|
Saat kartu SIM MAX III dijalankan, SIM MAX III akan menambahkan satu menu baru pada handphone kita.
Menu ini bernama STK. Dalam menu STK ini kita akan mendapati dua sub-menu, yaitu: Switch Number dan Utilities.
|
|
Di dalam sub-menu Utilites terdapat beberapa menu, yaitu:
- STK Phonebook. Area penyimpanan nomor telepon yang terpisah dengan address book utama. STK Phonebook ini mampu menampung 100 nomor telepon tambahan dan hanya dapat di-edit isinya melalui program Sim Editor SIM MAX. Penulis mendapati bahwa entry yang ada dalam STK Phonebook ini tidak dapat digunakan untuk melakukan dial-out.
- Number Editor. Kita dapat mengubah tampilan entry nomor kita sesuka hati. Fasilitas menyenangkan yang tidak kita dapati pada produk SIM Master.
- Auto Menu. Saat menu ini di-set pada posisi On maka SIM MAX III akan menampilkan pilihan nomor saat handphone pertama kali dihidupkan. Sayangnya penulis mendapati bahwa fasilitas ini sama sekali tidak berfungsi. Nomor yang aktif tetap kembali pada nomor terakhir yang kita gunakan sebelum handphone dimatikan.
- Language Option (bahasa Inggris dan Mandarin).
- Change STK PIN.
- Lottery. Katakanlah permainan ini mungkin saja cukup populer di Taiwan atau Hongkong, namun untuk produk yang didistribusi di luar kedua daerah tersebut penulis percaya akan jauh lebih bijaksana jika SIM MAX menghilangkan permainan ini dari STK menunya.
|
Kekurangan yang penulis rasakan dari kartu SIM MAX III ini adalah:
- Saat kita menggantikan nomor yang aktif melalui menu "STK - Switch Number", entry yang ada pada Last Dial Number Call Received dan Missed Call akan menghilang. Entry ini hanya akan tersimpan jika handphone kita mati-hidup-kan.
- Auto Menu tidak berfungsi sesuai dengan harapan.
- STK Phonebook yang "terkesan" sia-sia karena entry-nya tidak dapat digunakan untuk melakukan dial-out.
- Kartu SIM MAX III terasa bekerja lebih lambat jika dibandingkan dengan SIM Master 3.
Kesimpulan…
|